Wednesday, July 18, 2007
Berita Kepada Kawan

Pagi ini , aku sempatkan buka email dulu, tentunya sebelum buka yang lain-lain (hehe maksudnya buka blog, friendster ato situs wanita lainnya gituu). Eng ing eng...bener aja..udah banyak email masuk. Yang bikin penasaran untuk membukanya, email2 tsb dari temen2 kuliahku, yang dah lama ga ketemu. Subhanallah....banyak berita baru hari ini, ada yang baru melahirkan, ada yang baru dapat momongan lagi, ada yang mo nikah. Selamat ya untuk semuanya. Ada juga yang curhat ttg kehidupan rumah tangganya.


Nah...kali ini yang ingin aku ceritakan lebih lanjut yaitu mengenai email ttg curhatan rumah tangga temenku. Sebut aja namanya D**I. Doi temen perempuanku jaman-jaman kuliah. Ceritanya, doi punya pacar saat masih SMA, berlanjut waktu kuliah dan akhirnya melangkah ke pelaminan 2 tahun yang lalu. Doi kerja di salah satu perusahaan farmasi ato lebih tepatnya perusahaan obat di sekitar Bandung. Sedangkan suaminya..termasuk orang yang ga betahan kerja, bukan berarti ga mau kerja ato malas kerja. Klo secara kemampuan, suami temenku ini orangnya jago di berbagai bidang. Tp dia merasa ga betah aja klo musti kerja di satu tempat, ato satu bidang lebih dari satu tahun. Jadi dalam beberapa tahun terakhir, dia udah beberapa kali pindah tempat kerja dan beralih ke berbagai bidang pekerjaan. Mulai jadi pramugara, sales mobil, tour guide dll. Karena seringnya pindah2 kerjaan, sampai akhirnya sekarang agak kelimpungan, berhubung dia dah punya istri dan anak. Secara biaya hidup musti terus berjalan layaknya argo taxi, dan dia belum tentu punya penghasilan setiap bulannya. Mau ga mau (tapi harus mau ya..) temenku yang sekarang musti menanggung semua biaya hidup RT nya. Awal2 tidak terlalu berat, secara gajinya cukup besar, dan anaknya masih kecil, jadi belum ada biaya untuk sekolah anak.


Subhanallah, akhir-akhir ini dia merasa sangat berat menjalani kehidupan RT nya. Mulai dari asinya yang sudah ga keluar lagi, otomatis imbasnya dia musti beli susu untuk nanda batita tercintanya(yang harganya terus naik....kaya pengibaran bendera hehe dramatisirrrr), anaknya menderita alergi debu, dingin, susu dll. Tentunya biaya berobatpun jadi membengkak. Di kantornya, ada perampingan karyawan, meskipun temenku tidak termasuk karyawan yang “dirumahkan”, tapi ada beberapa tunjangan gaji yang dihentikan seperti tunjangan kesehatan, tunjangan transportasi dan tunjangan melahirkan. Ditambah lagi, suaminya sekarang jadi temperament, karena dah lama ga bekerja lagi.


Trenyuhhh .....hati ini...mendengar kabar itu. Terbayang olehku betapa berat bebanmu temanku sayang......Semoga dikau tergolong sebagai orang yang sabar, dan dimudahkan dalam menyelesaikan segala urusan. Dan semoga dikau tergolong orang yang disayang sama Allah. Barangkali ini tanda sayang Nya. Dan mudah2an, dikemudian hari, tanda sayangNya bisa dalam bentuk kemudahan-kemudahan dalam segala urusan, kebahagian lahir bathin, dan tentunya keselamatan dunia dan akhirat. amin

Labels:

posted by Tari Haryanto @ 8:28 PM  
0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
Haryanto, Tari dan Haura
About Me

Name: Tari Haryanto
Home: Indonesia
About Me: Istri Mas Haryanto, Bundanya Haura Raihana Shaliha, 28 tahun. Suka jalan jalan dan jalan kaki, periang, rame.
See my complete profile
:: Our Album::
    :: Time ::
      :: Date ::
      :: New ::
      :: Files ::
      :: Friends ::
      :: Little Chatt ::

      :: Visitor::
      :: Haura ::
      Template by

      Free Blogger Templates

      BLOGGER