Monday, September 10, 2007
Kagum dan Iri..

Saat kuliah, aku punya teman akrab, sebut saja namanya Dila. Kami memang tidak satu angkatan. Dila angkatan 98, sedangkan aku angkatan 99. Dila pernah sakit cukup lama, sehingga dia ambil cuti 1 semester. Yang akhirnya, kami sering ngobrol, karena ada beberapa mata kuliah yang pernah kami ambil sama2. Dalam pandanganku, Dila anaknya cantik, semangat banget, supel, dan cerdas..(hehe cerdas beda ama pintar ya...). Wah sosok yang sempurna dalam pandangan duniawiku. Aku kagum ama Dila. Dila memiliki pekerjaan yang baik, karir yang mantap. Dia sekarang dah jadi Dosen di Politeknik Negeri Bandung alias Poltek ITB. Meneruskan kuliah S2 nya di Inggris, dan lulus dengan waktu yang relatif cepat. (S3 nya mau dimana neng??) Hehe sebuah profesi yang dulu pernah jadi cita2ku. (Namun tidak aku teruskan karena aku memilih untuk menikah di usia yang masih relatif muda.). Ngiri...deh ngeliat Dila...salut ..salut...


Sejak lulus kuliah, memang kami tidak pernah bertemu muka lagi. Aku selalu dapat kabar terbaru Dila lewat friendster, e-mail dan YM. Beberapa waktu lalu, aku jadi kepikiran dan kangen banget pengen ngobrol lagi ama Dila. Ya...ngobrol lewat telpon. Rasanya pengen banget aku ungkapkan rasa kagumku ama dia. Hehe tanpa panjang lebar, kuungkapkan semua kekagumanku sama Dila. Tawa nya yang renyah, jadi mengingatkan aku lagi saat2 masih kuliah. Hari2 penuh tawa, palagi klo aku dah cerita2 konyol dan lucu, dia ga henti2nya tertawa....menanggapi kekagumanku, dengan rendah hati, Dila menjawab...


“Tari....... untuk menjadi seorang dosen Poltek, bukan hal yang susah kalau tari mau. Untuk ngelanjutin S2 d Inggris dan mendapatkan beasiswa, juga bukan hal yang susah kalau tari mau. Justru...Dila sangat kagum sama tari. Di usia yang masih muda, tari dah mendapatkan kebagaiaan yang sesungguhnya. Menikah, memiliki anak, memiliki keluarga bahagia, punya pekerjaan yang layak, dan memiliki suami yang sholeh, pintar, baik dengan karir yang bagus. Dila ngiler.... pengen banget kaya tari. Di usiaku yang hampir 30 tahun ini, aku belum punya calon pendamping hidup, padahal aku dah pengen banget berkeluarga. Salut deh ama Tari... usia muda, dah berani dan penuh semangat mewujudkan sebuah keluarga. Doakan aku ya tari....”


Huaaa...ngubrakkkk. Denger kata2 Dila, aku jadi merenung. Hehe ternyata orang itu “sawang sinawang” (bahasa jawa). Yang artinya kurang lebih, setiap orang memiliki penilain tersendiri terhadap orang lain. Kadang kita ngeliat orang lain itu begini, begitu..bikin iri, bikin kagum. Tanpa menyadari, ternyata ada sisi positif juga dalam diri kita yang bikin orang lain kagum juga. Thanks ya Dila. Insya Allah... setelah denger kata2mu itu, akan semakin bertambah rasa syukurku, atas semua nikmat yang telah Allah berikan. Mudah2an rasa kagum dan iri ku pada orang lain, tetap dalam konteks dan jalur yang positif. Kita saling mendoakan ya Dil...

Labels:

posted by Tari Haryanto @ 7:41 PM  
0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
Haryanto, Tari dan Haura
About Me

Name: Tari Haryanto
Home: Indonesia
About Me: Istri Mas Haryanto, Bundanya Haura Raihana Shaliha, 28 tahun. Suka jalan jalan dan jalan kaki, periang, rame.
See my complete profile
:: Our Album::
    :: Time ::
      :: Date ::
      :: New ::
      :: Files ::
      :: Friends ::
      :: Little Chatt ::

      :: Visitor::
      :: Haura ::
      Template by

      Free Blogger Templates

      BLOGGER